Dasar-Dasar Obligasi

Apakah obligasi itu?

  • Surat hutang berjangka waktu panjang > 1 tahun
  • Penerbit dapat berupa perusahaan, bank, BUMN, Negara (sovereign)
  • Dapat berupa obligasi dengan kupon maupun tanpa kupon (zero coupon)
  • Karakteristik berbeda dengan deposito biasa (memiliki resiko)

Apa saja resiko investasi di Obligasi

  • Resiko pasar (suku bunga naik/turun)
  • Resiko kredit (kemampuan membayar turun/default (gagal bayar)
  • Resiko external (inflasi, likuiditas, budget deficit, foreign exchange)

Apa saja komponen suku bunga?

  • Inflasi
  • Real interest (currently 2,5% – 3%)
  • Risk premium
    • Credit risk spread
    • Foreign exchange risk
    • Industry risk
    • Liquidity risk

Bagaimana cara menghitung obligasi

  • Obligasi memiliki skedul cash flow yang pasti (kupon & pokok diakhir periode)
  • Harga obligasi sekarang pada dasarnya adalah merupakan total PV (present value) dari seluruh cashflow

Karakteristik dari Duration

  • Hubungan negatif antara tingkat suku bunga kupon dengan duration, obligasi dengan suku bunga tinggi akan memiliki duration yang lebih kecil pendek, vice versa
  • Hubungan positif antara duration dengan maturity (jatuh tempo) semakin panjang maturity obligasi semakin tinggi duration
  • Obligasi dengan duration tinggi, akan memiliki fluktuasi lebih besar dibandingkan obligasi dengan duration lebih kecil
  • Duration dari portofolio adalah rata-rata tertimbang dari duration setiap obligasi yang berada di dalam portofolio tersebut

Mark to Market vs Managed Pricing

Mark to Market

  • Metode yang fair untuk menentukan nilai assets/investasi setiap saat
  • Investor dapat menentukan sendiri saat yang sesuai untuk masuk atau keluar reksadana
  • Menggambarkan kinerja investasi yang sebenarnya
  • Lazim dipakai oleh global fund manager

Managed Pricing

  • Manajer investas menentukan sendiri harga wajar obligasi
  • Tidak menggambarkan nilai aset/investasi yang sebenarnya bilamana pasar mengalami fluktuasi
  • Sulit untuk mengukur kinerja investasi
  • Tidak lazim dipakai oleh global fund manager

Bagaimana mencari harga wajar obligasi di pasar ?

  • Menggunakan harga rata-rata tertimbang daro BES (Bursa Efek Surabaya)
  • Menggunakan harga penawaran-penawaran yang tercantum di BES atau sumber-sumber informasi lain (misalnya:bloomberg)
  • Menggunakan harga indikasi rata-rata yang dikeluarkan oleh para broker/pialang obligasi setiap hari
About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s