Bea Materai (Basic)

Bea Materai

Bea Materai digolongkan sebagai Pajak Langsung dan merupakan pajak yang dipungut dan dikelola oleh Pemerintah Pusat /Pajak Negara. Fungsi Bea Materai sebagai biaya pengesahan atau penguatan hukum atas sesuatu dokumen berharga dan penting oleh negara. Jika suatu dokumen berharga tidak bermaterai, sesuai dengan peraturan maka pejabat dilarang melayani dokumen tersebut.

Obyek Pajak

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2000 tentang Bea Materai, yang dimaksud dengan dokumen-dokumen berharga yang dikenakan Bea Materai adalah:

  • - Surat perjanjian dan surat-surat lain yang dibuat untuk digunakan sebagai alat pembuktian mengenai perbuatan, kenyataan atau keadaan yang bersifat perdata.
  • - Akta-akta notaris termasuk salinannya.
  • - Akta-akta yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah termasuk salinannya
  • - Surat yang memuat jumlah uang lebih dari Rp 1.000.000
  • - Yang menyebutkan penerimaan uang
  • - Yang menyatakan pembukuan uang atau penyimpanan uang dalam rekening bank
  • - Yang berisi pemeritahuan saldo rekening bank
  • - Berisi pengakuan hutang yang seharusnya atau sebagian telah dilunasi
  • - Surat berharga: wesel, promes, cek dan bilyet giro.

Pengecualian atas dokumen-dokumen yang tidak dikenakan Bea Materai adalah:

  • - Surat penyimpanan barang, konosemen, surat angkutan penumpang dan barang, keterangan pemindahan yang dituliskan di atas dokumen, bukti untuk pengiriman dan penerimaan barang, surat pengiriman barang untuk dijual atas tanggungan pengiriman, dan surat-surat sejenis lainnya.
  • - Segala bentuk ijazah, seperti: surat tamat belajar, dan berbagai surat tamat pelatihan seminar/kursus/penataran
  • - Segala bentuk tanda terima seperti: gaji, upah, honorarium, tunjangan dan pensiun yang berkaitan dengan hubungan kerja serta surat-surat yang diserahkan untuk mendapatkan pembayaran.
  • - Tanda bukti penerimaan uang negara dan kas negara, kas pemerintah daerah dan bank
  • - Kuitansi untuk semua jenis pajak dari kas negara , kas pemerintah daerah dan bank
  • - Tanda bukti penerimaan uang untuk keperluan intern organisasi
  • - Dokumen yang menyebutkan tabungan, pembayaran uang tabungan kepada penabung oleh bank, koperasi dan badan-badan lainnya yang bergerak dibidang tersebut.
  • - Surat gadai yang diberikan oleh jawatan pegadaian
  • - Tanda pembagian keuntungan atau bunga dari efek, dengan nama dan dalam bentuk apapun.

Tarif Bea Materai

Besar Bea Materai atas dasar Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2000 adalah:

  • - Untuk seluruh dokumen dikenakan Bea Materai Rp 6.000,-
  • - Untuk dokumen Nila Nominalnya antara Rp 250.000,- hingga Rp 1.000.000,- dikenakan materai Rp 3.000, dan jika lebih dari Rp 1.000.000 dikenakan Bea Materai Rp 6.000 sedangkan dibawah Rp 250.000 tidak dikenakan Bea Materai.
  • - Untuk Cek dan Bilyet Giro dikenakan tarif Bea Materai Rp 3.000 tanpa batas harga nominal.

Jenis Bea Materai

Dalam tatacara penggunaan dan pelunasan dapat dilakukan dengan 5 cara, yaitu:

  • - Pelunasan Bea Materai dengan Materai Tempel
  • - Pelunasan Bea Materai dengan Mesin Teraan
  • - Pelunasan Bea Materai dengan Teknologi Percetakan
  • - Pelunasan Bea Materai dengan Sistem Komputerisasi
  • - Pelunasan Bea Materai dengan alat lain dan teknologi tertentu
About these ads

4 responses to “Bea Materai (Basic)

  1. Berdasarkan UU. No.13/85 tentang Bea Materai, fungsi materai hanya untuk membayar pajak kepada negara tidak lebih dari itu.
    denan begitu Anggapan selama ini, di instansi pemerintah atau swasta, jika orang sudah tanda tangan di perjanjian/kontrak dengan dibubuhi materai sudah dianggap mempunyai pembuktian yang kuat. Padahal sebenarnya fungsi materai tidak sekuat apa yang mereka kira.Materai itu tidak memilki pembuktian apa-apa.

    jadi yang mana yang benar??

  2. muhamad sapela

    trimakasih informasinya

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s