Arsasi’s Weblog

About Investment, Tax and Banking

Metode CAMPARI & ICE Dalam Analisa Kredit November 8, 2009

Metode ini belum lazim dipergunakan di Indonesia, mengingat umumnya pendekatan yang sering dipakai dalam menganalisa kelayakan pinjaman masih banyak menggunakan 5P/6P dan 3P/2R, secara umum pendekatan CAMPARI& ICE dapat dijabarkan sebagai berikut:

CAMPARI (Character, Ability, Means, Purpose, Amount, Repayment, Insurance)

1. Character

Bank harus mendapatkan nasabah yang memiliki karakter yang baik dan dapat dipercaya

2. Ability

Bagaimanakah kemampuan debitur dalam menjalankan bisnisnya? bagaimanakah track record-nya?

3. Means

Apakah aset-aset yang dimiliki oleh debitur terkait dengan pengajuan permohonan kreditnya ?

4. Purpose

Apakah tujuan penggunaan kreditnya?

5. Amount

Berapakah jumlah yang diminta oleh debitur? terkait dengan self financing yang harus disediakan oleh debitur

6. Repayment

Bagaimanakah repayment capacity dari debitur tersebut?

7. Insurance

Apakah agunan yang ditawarkan oleh debitur?

ICE ( Interest, Comission, Extras)

1. Interest

Semakin prima debitur tersebut, maka selayaknya bank mempertimbangkan untuk memberikan suku bunga yang lebih murah dibandingkan dengan debitur biasa

2. Comission

Berkaitan dengan biaya akad kredit yang harus dibayarkan oleh debitur (contoh: biaya provisi, biaya administrasi, biaya notaris, angsuran pertama

3. Extras

Berkaitan dengan potensi cross-selling dengan produk perbankan lainnya (misalnya:Payroll, Giro)

 

2 Responses to “Metode CAMPARI & ICE Dalam Analisa Kredit”

  1. Daniel Says:

    Hai, blog ini sangat bagus sekali, saya jadi bisa tahu lebih banyak mengenai masalah kredit/perbankan…dengan blog ini saya juga bisa membagikan info-info ini ke teman2 saya di BPR ^^


Leave a Reply