Mengenal Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan (Credit Bureau)

Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia No.15/1/PBI/2013 tentang Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan Bahwa:

  1. Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan yang selanjutnya disingkat LPIP adalah lembaga atau badan yang menghimpun dan mengolah data kredit dan data lainnya untuk menghasilkan informasi perkreditan
  2. Informasi Perkreditan adalah produk dan/atau layanan yang dihasilkan oleh LPIP secara tertulis, lisan, atau dengan metode lainnya, yang bersumber dari data kredit dan data lainnya yang dimiliki oleh LPIP

Parameter Penilaian

Informasi perkreditan baik yang bersifat individual maupun agregat wajib memuat antara lain: Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Perbankan | Tag , , | 1 Komentar

Mengenal Branchless Banking

Pada prinsipnya branchless banking dapat dikatakan sebagai strategi distribusi yang digunakan bank dalam memperluas pemberian layanan keuangan kepada nasabah tanpa melalui kantor bank. Sementara dalam konsep keuangan inklusif, branchless banking merupakan kegiatan layanan jasa sistem pembayaran dan keuangan yang dilakukan tanpa melalui kantor fisik bank, namun dengan menggunakan sarana teknologi dan/atau jasa pihak ketiga terutama untuk melayani masyarakat unbanked.bb1 Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Perbankan | Tag | Meninggalkan komentar

Loan Refinancing

Loan Refinancing atau pembiayaan kembali hutang yang ada (existing loan) diganti dengan hutang yang baru (new loan) merupakan salah satu hal lumrah dilakukan khususnya bagi para pihak khususnya pengusaha yang telah biasa menggunakan fasilitas bank dalam berbagai keperluan bisnisnya.refinance

Motif refinancing sangat bervariasi, antara lain sbb:

(1) suku bunga yang lebih rendah daripada fasilitas kredit sebelumnya, dengan suku bunga yang lebih rendah tentunya biaya bunga yang dibayarkan akan berkurang.

(2) dengan fasilitas tenor/jangka waktu yang lebih panjang, tentunya menyebabkan cicilan yang dibayarkan akan lebih rendah dengan asumsi tenor kredit fasilitas terdahulu lebih pendek Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Perbankan | Tag | Meninggalkan komentar

(Update) KUR 2016

Target penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada tahun ini diperkirakan berkisar antara Rp 100 T sd 120 T, adapun persyaratan bagi bank yang tertarik untuk mengajukan diri sebagai penyalur KUR sebagaimana diutarakan Bapak Nelson Tampubolon (Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK) ialah memiliki Bank yang memiliki rasio NPL (Non Performing Loan) untuk kredit UMKM dibawah lima persen (<5%).

Selanjutnya dari sisi kekhususan penyaluran, Bank Sinarmas dan Maybank Indonesia ditunjuk untuk menyalurkan KUR Tenaga Kerja Indonesia (TKI), adapun BPD NTT dan BPD Kalbar ditunjuk untuk memyalurkan KUR untuk wilayah Indonesia timur yang mana kedua bank ini telah mendapatkan ijin OJK . Baca lebih lanjut

Dipublikasi di kredit usaha rakyat | Meninggalkan komentar

Mengenal Back-to-Back Loan

Back-to-back Loan jamak disebut sebagai kredit dengan agunan tunai, maksudnya agunan tunai ialah agunan berupa uang tunai bisa dalam bentuk uang maupun deposito. Bunga yang dikenakan tentunya lebih murah dibandingkan kredit komersial lainnya, rangenya berkisar antara 1 sd 2% diatas suku bunga agunan (tabungan/deposito). Jadi gambarannya adalah jika kita memiliki deposito dengan bunga 5% per tahun maka kisaran bunga kredit antara 6% sd 7% per tahun.

Kemudian, jangka waktu kredit ini biasanya cukup pendek, hanya 12 sd 24 bulan saja dan tentunya disesuaikan dengan jatuh tempo depositonya. Dan yang terpenting, maksimal kredit atau plafond kredit berkisar sebesar 90% dari nilai jaminan. Sebagai contoh, jika kita memiliki deposito dengan nilai Rp 100 juta, maka plafond kredit sebesar Rp 90 juta (Rp 100 juta x 90%).

Dipublikasi di Perbankan | Tag | 1 Komentar