3 Tipe Reksadana

Pada umumnya semua reksadana mempunyai kesamaan di dalam struktur, tetapi berbeda dalam tujuan. Beberapa reksadana menekankan keamanan dan kestabilan, sedangkan yang lain menekankan pendapatan teratur dan yang lainnya untuk pertumbuhan jangka panjang.

Oleh karena itu, hal yang penting adalah menetapkan tujuan kita sebelum memilih suatu reksa dana adalah:

Pertama, Reksa Dana Berpendapatan Tetap (Fixed Income Fund) bersifat lebih stabil, yaitu reksa dana yang berinvestasi pada instrumen fixed income yang berkualitas baik, seperti Sertifikat Deposito (CD), Commercial Paper (CP) dan sertifikat obligasi yang dikeluarkan perusahaan swasta, BUMN, pemerintah. Instrumen-instrumen tersebut memberikan tingkat suku bunga lebih tinggi dibandingkan tabungan bank, namun tetap bersifat konservatif. Reksa dana berpendapatan tetap cocok untuk orang yang ingin berinvestasi jangka pendek atau yang tida ingin mengambil risiko akan kehilangan sebagian nilai nvestasinya. Namun kita tidak dapat berharap mendapatkan keuntungan besar apabila mempertimbangkan tingkat inflasi per tahun.

Kedua, Reksa Dana Saham (Equity Fund): bersifat lebih jangka panjang. Reksa dana saham biasanya menginvestasikan dananya pada saham-saham yang dicatatkan dibursa, yang mewakili kepemilikan di dalam perusahaan. Reksa dana saham paling cocok untuk orang yang ingin berinvestasi jangka panjang, untuk beberapa tahun bahkan mungkin beberapa dekade. Ide di belakang reksa dana saham adalah harga-harga saham mengalami kecenderungan naik dan turun di dalam jangka pendek, namun sejarah menunjukkan reksa dana saham meghasilkan keuntungan lebih besar dalam jangka panjang dibandingkan investasi pada Fixed Income. Jadi, smenetara investasi kita pada reksa dana saham mengalami penurunan atau pun kenaikan nilai setiap harinya, dalam jangka panjang hasilnya akan lebih besar daripada kita menginvestasikannya dalam reksa dana pasar uang atau reksa dana campuran, khususnya jika diperbandingkan dengan tingkat inflasi tiap-tiap tahun.

Ketiga, Reksa Dana Campuran (Balance Fund): kombinasi dari jenis pertama dan kedua. Reksa dana campuran berinvestasi baik pada instrumen Fixed Income jangka pendek maupun pada saham-saham perusahaan yang dicatatkan dibursa. Reksa dana jenis ini mengoptimalkan keuntungannya melalui saham-saham di pasar modal, di sisi lain sebagai penyangganya adalah melalui instrumen Fixed Income.

One thought on “3 Tipe Reksadana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s