Dasar Perbankan Syariah

Jual Beli

  • Murabahah

Akad jual beli dimana harga dan keuntungan disepakati antara penjual dan pembeli. Jenis dan jumlah barang dijelaskan dengan rinci. Barang diserahkan setelah akad jual beli dan pembayaran bisa dilakukan secara mengangsur/cicilan atau sekaligus

  • Salam

Jual beli dengan cara pemesanan, dimana pembeli memberikan uang terlebih dahulu terhadap barang yang telah disebutkan spesifikasinya, dan barang dikirim kemudian. Salam biasanya dipergunakan untuk produk-produk pertanian jangka pendek. Dalam hal ini lembaga keuangan bertindak sebagai pembeli produk dan memberikan uangnya lebih dulu sedangkan para nasabah menggunakannya sebagai modal untuk mengelola pertaniannya.

  • Istisna

Jual beli barang dalam bentuk pemesanan pembuatan barang berdasaran persyaratan serta kriteria tertentu, sedangkan pola pembayaran dapat dilakukan sesuai dengan kesepakatan (dapat dilakukan di depan atau pada saat pengiriman barang)

  • Ijarah

Akad sewa menyewa barang antara kedua belah pihak, untuk memperoleh manfaat atas barang yang disewa.

Akad sewa yang terjadi antara lembaga keuangan (pemilik barang) dengan nasabah (penyewa) dengan cicilan sewa yang sudah termasuk cicilan pokok harga barang sehingga pada akhir masa perjanjian penyewa dapat membeli barang tersebut dengan sisa harga yang kecil atau diberikan saja oleh bank. Karena itu biasanya ijarah ini biasanya dinamai dengan al ijarah waliqtina atau al ijarah almuntahia bittamlik

  • Ba’i Al Muthlaq

Jual beli biasa, yaitu pertukaran barang dengan uang. Uang berperan sebagai alat tukar. Bai al muthlaq dilakukan untuk pelaksanaan jual beli barang keperluan kantor (fixed assets). Jual beli seperti ini menjiwai semua produk yang didasarkan pada transaksi jual beli

  • Muqayyad

Jual beli di mana pertukaran terjadi antara barang dengan barang (barter). Jual beli semacam ini dilakukan sebagai jalan keluar bagi ekspor yang tidak bisa menghasilkan mata uang asing (valas)

  • Sharf

Jual beli mata uang asing yang saling berbeda, seperti Rupiah dengan Dollar, Dollar dengan Yen; sharf dilakuakan dalam bentuk Bank Notes dan transfer, dengan menggunakan nilai kurs yang berlaku pada saat transaksi.

Bagi Hasil

  • Mudharabah

Akad yang dilakukan antara pemilik modal (sahibulmaal) dengan pengelola (mudharib) dengan nisbah bagi hasil yang disepakati di awal, sedangkan kerugian ditanggung oleh pemilik modal

  • Mudharabah Muqayyadah

Akad yang dilakukan antara pemilik modal untuk usaha yang ditentukan oleh pemilik modal (sahibulmaal) dengan pengelola (mudharib) dengan nisbah bagi hasil disepakati di awal untuk dibagi bersama, sedangkan kerugian ditanggung oleh pemilik modal. Dalam terminologi perbankan syariah ini lazim disebut Special Investment.

  • Musyarakah

Akad antara dua pemilik modal atau lebih untuk menyatukan modalnya pada usaha tertentu, sedangkan pelaksanaannya bisa ditunjuk salah satu dari mereka.

Akad ini diterapkan pada usaha/proyek yang sebagiannya dibiayai oleh lembaga keuangan sedangkan selebihnya dibiayai oleh nasabah.

  • Musyarakah Mutanaqisah

Akad antara dua pihak atau lebih yang berserikat atau berkongsi terhadap suatu barang dimana salah satu pihak kemudian membeli bagian pihak lainnya secara bertahap. Akad iniditerapkan pada pembiayaan proyek yang dibiayai oleh lembaga keuangan dengan nasabah atau lembaga keuangan lainnya dimana bagian lembaga keuangan secara bertahap dibeli oleh pihak lainnya dengan cara memcicil. Akad ini juga terjadi pada mudharabah yang modal pokoknya dicicil , sedangkan usaha itu berjalan terus dengan modal yang tetap.

Jasa

  • Wakalah

Akad perwakilan antara satu pihak kepada pihak yang lain. Wakalah biasanya diterapkan untuk pembuatan Letter of Credit, atas pembelian barang diluar negeri (L/C import) atau penerusan permintaan

  • Kafalah

Akad jaminan satu pihak kepada pihak lain. Dalam lembaga keuangan biasanya digunakan untuk membuat garansi atas suatu proyek (performance bond), partisipasi dalam tender (tender bond) atau pembayaran lebih dulu (advance payment bond)

  • Hawalah

Akad pemindahan utang/piutang suatu pihak kepada pihak yang lain. Dalam lembaga keuangan hawalah pada fasilitas tambahan kepada nasabah pembiayaan yang ingin menjual produknya kepada pembeli dengan jaminan pembayaran dari pembeli tersebut dalam bentuk giro mundur. Ini lazim disebut post dated check. Namun disesuaikan dengan prinsip-prinsip syariah.

  • Rahn

Akad menggadaikan barang dari satu pihak kepada pihak yang lain, dengan uang sebagai gantinya. Akad ini digunakan sebagai akad tambahan pada pembiayaan yang berisiko dan memerlukan jamnan tambahan. Lembaga keuangan tidak menarik manfaat apapun kecuali biaya pemeliharaan atau keamanan barang tersebut.

  • Qard

Pembiayaan kepada nasabah untuk dana talangan segera dalam jangka waktu yang relatif pendek, dan dana tersebut akan dikembalikan secepatnya sejumlah uang yang dipinjamnya, dalam transaksi pinjam meminjam ini, nasabah hanya mengembalikan pokok.

  • Wadiah

Akad yang terjadi antara dua pihak, dimana pihak pertama menitipkan suatu barang kepada pihak kedua. Lembaga keuangan menerapkan akad ini pada rekening giro.

Keuntungan Skema Jual Beli

  1. Apabila sudah terjadi ijab qabul harga jual tidak boleh berubah
  2. Fasilitas diberikan dalam bentuk barang bukan uang. Transaksi jual beli barang, bank sebagai penjual
  3. Apabila wanprestasi, tidak dikenakan penalti/bunga berbunga melainkan pembayaran denda yang akan digunakan untu tujuan sosial

Keuntungan Skema Bagi Hasil

  1. Penentuan besarnya nisbah bagi hasil dibuat pada waktu akad, berpedoman pada kemungkinan untung rugi
  2. Besarnya nisbah berdasarkan pada jumlah pendapatan/revenue yang diperoleh
  3. Bagi hasil bergantung pada keuntungan proyek/usaha, kerugian ditanggung bersama pada musyarakah,sedangkan pada mudharabah jika terjadi kerugian maka ditanggung oleh bank/pemilik modal
  4. Nominal bagi hasil akan meningkat sesuai dengan peningkatan jumlah pendapatan pada sektor investasi

2 thoughts on “Dasar Perbankan Syariah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s