Menimbang Rencana Pelunasan KPR (Sistem Annuitas)

Mengajukan kredit KPR merupakan salah satu jalan untuk memiliki rumah idaman, dimana KPR umumnya untuk Bank Konvensional (non syariah) menggunakan sistem perhitungan bunga annuitas, annuitas sendiri merupakan salah satu sistem perhitungan bunga dimana penjadwalan pokok kredit pada awal-awal masa kredit dimana bunga yang dibebankan akan cukup besar porsinya dibandingkan dengan pengembalian pokok, berbeda dengan sistem angsuran flat yang mana penjadwalan pokok secara reguler sampai dengan jatuh tempo (besarnya pengembalian pokok/bulan = maksimal kredit/jangka waktu kredit).

Sebagai contoh, angsuran kredit sebesar Rp 800.000,-, pada awal jangka waktu kredit, umumnya porsinya adalah 80% untuk bunga dan 20% untuk pokok pada sistem annuitas, sehingga selama beberapa tahun awal akan tidak begitu terasa pengurangan pokok dari angsuran yang sudah kita bayarkan.

Ketika kredit tersebut akan memasuki jangka waktu ¾ dari masa angsuran KPR, mulailah terasa pengurangan pokok, jadi saran saya bagi anda yang akan melakukan pembayaran ekstra untuk mengurangi pokok maupun pelunasan kredit, lakukanlah ketika masa angsuran kredit anda masih berada dalam tahun-tahun awal (25% dari masa angsuran kredit) bukan ketika kredit anda sudah memasuki jatuh tempo.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s