Mengenal Bank Sistemik

Bank Sistemik atau dikenal dengan istilah Systemically Important Bank (SIB) merupakan suatu bank yang karena ukuran aset, modal dan kewajiban, luas jaringan atau kompleksitas transaksi atas jasa perbankan serta keterkaitan dengan sektor keuangan lain dapat mengakibatkan gagalnya sebagian atau secara keseluruhan bank-bank lain atau sektor jasa keuangan, baik secara operasional maupun finansial, apabila bank mengalami gangguan atau gagal.

Bank yang ditetapkan sebagai SIB (oleh Otoritas Jasa Keuangan) wajib membentuk capital surcharge yaitu tambahan modal yang berfungsi untuk mengurangi dampak negatif terhadap stabilitas sistem keuangan dan perekonomian apabila terjadi kegagalan SIB melalui peningkatan kemampuan bank dalam menyerap kerugian, dengan besaran sebagai berikut:

(1) 1% dari Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) bagi SIB yang digolongkan dalam bucket 1;

(2) 1,5% dari Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) bagi SIB yang digolongkan dalam bucket 2;

(3) 2% dari Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) bagi SIB yang digolongkan dalam bucket 3;

(4) 2,5% dari Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) bagi SIB yang digolongkan dalam bucket 4;

(5) 3,5% dari Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) bagi SIB yang digolongkan dalam bucket 5.

Adapun indikator yang digunakan oleh OJK dalam menetapkan SIB terdiri atas:

(1) Ukuran bank (size);

(2) Keterkaitan dengan sistem keuangan (interconnectedness); dan

(3) Kompleksitas kegiatan usaha (complexity)

Rujukan: POJK Nomor 46/POJK.03/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Penetapan Systemically Important Bank dan Capital Surcharge

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s